Showing posts with label alkohol. Show all posts
Showing posts with label alkohol. Show all posts

Tuesday

Manfaat Bir Bagi Kesehatan

Bir identik dengan perilaku tidak sehat karena konsumsi alkohol dalam jumlah besar bisa merusak organ-organ dalam tubuh dan bisa membuat kecanduan. Adalah pakar nutri nutrisi, fitness dan kesehatan. Ketika anggur dikatakan bisa membantu masalah kesehatan jantung, bir jarang sekali dibahas dari sisi itu karena kandungan alkoholnya yang diklaim lebih berbahaya. Akibatnya, anggur kerap didaulat sebagai minuman yang lebih sehat ketimbang bir. Namun dalam beberapa tahun terakhir penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa semua minuman alkohol baik bir, anggur, maupun jenis minuman suling lainnya tenyata juga memberikan manfaat kesehatan.

Berikut adalah beberapa alasan seseorang menenggak bir:
1. Bir minuman yang rendah kalori
Beberapa bir memiliki jumlah kalori yang rendah sebesar 64 kalori per 12 ounce per botol. Bahkan untuk jenis reguler hanya memiliki 100 kalori per 12 ounce per botol. Dalam sebuah negara yang menyukai kadar kalori yang rendah, bir menjadi alasan untuk diminum tentunya. Sebagai perbandingan satu ounce semua jenis minuman yang disuling atau 4 ounce anggur hanya mengandung 100 kalori. Sedangkan minuman campuran yang dikemas memiliki kalori lebih tinggi yakni 250-500 kalori. Bir favorit banyak orang ketika musim panas adalah mencampur setengah jenis bir extra light seperti MGD 64, Beck's Premier Light, atau Michelob Ultra Lime yang kadang dicampur dengan setengah minumuman Diet &-up.

2. Bir mengandung antioksidan
Sedikit orang yang tahu ada fakta bahwa bir mengandung antioksidan. Kajian di University of Scranton menghitung zat asam antioksidan di dalam bir dan sebagian besar bir jenis keras seperti jenis lagers, light beer, dan bir non alkohol juga memiliki antioksidan ini. Berdasarkan temuan itu, beberapa peneliti memasukkan bir yang memiliki banyak antioksidan ke dalam pola diet di AS ketimbang anggur. Para peneliti yang melakukan penelitian dengan memberikan bir kepada binatang yang memiliki kolesterol tinggi menemukan bahwa bir hitam atau jenis lagers membantu melindungi arteri dari timbunan plak. Bir yang mengandung antioksidan juga membantu mengurangi peradangan saluran darah yang berkaitan dengan penyakit jantung.

3. Bir juga bagus untuk otak
Etanol selain diketahui melindungi kardiovaskular dan membantu mengurangi risiko serangan jantung dan stroke, dalam kajian terbaru menunjukkan bahwa ada kandungan yang terkait dengan sistem saraf. Para peneliti menemukan alkohol bisa melindungi protein yang dibutuhkan untuk melindungi otak atau ancaman Alzheimer. Bir bisa menjadi minuman yang baik asal dikonsumsi dengan aman dan benar. Satu gelas untuk wanita atau dua gelas untuk pria per hari masih menjadi batas toleransi. Anda yang hobi minum bir juga sebaiknya tidak memiliki catatan keluarga kecanduan alkohol atau risiko terkena kanker payudara.

Saturday

Gaya Hidup Tak Sehat

Coba perhatikan gaya hidup Anda selama ini apakah sudah sehat atau sembarangan. Sebuah penelitian menemukan orang bergaya hidup tidak sehat karena memiliki tingkat IQ (intelligence quotient) yang rendah. Sudah tahu rokok dan alkohol mengganggu kesehatan namun tetap saja tak bisa menghilangkan kecanduan buruk itu. Atau sudah tahu kondisi badannya tidak fit tapi tetap tak mau melakukan check up. Dr. David Batty, ketua peneliti dari Medical Research Council’s Social and Public Health Sciences Unit University of Glasgow, mengatakan orang-orang dengan IQ rendah terkadang salah menangkap pesan kesehatan sehingga salah bertindak. Hal ini dikarenakan mereka kesulitan menginterpretasikan pesan yang disampaikan. "Sebagai contoh, kita sering membaca beberapa tipe alkohol yang dianggap baik bagi tubuh. Pesan seperti ini dapat membingungkan mereka, padahal yang kita tahu alkohol itu tidak baik," ujar ujar Batty.

Penelitian itu juga menemukan perilaku yang kurang sehat seperti merokok, diet tidak tepat dan aktivitas fisik berlebih memunculkan dugaan adanya faktor psikologi yang tidak terukur, salah satunya yaitu fungsi kognitif atau IQ. Perilaku tidak sehat juga banyak ditemukan pada keluarga miskin karena pesan-pesan kesehatan yang disampaikan tidak kena. "Kita menyadari bahwa seseorang dengan tingkat sosial ekonomi rendah memiliki kondisi kesehatan yang buruk, dan lebih cepat meninggal karena penyakit jantung, kanker dan kecelakaan," jelas Batty. "Edukasi untuk keluarga dengan tingkat sosial ekonomi rendah pun dibutuhkan untuk mencapai kehidupan yang lebih baik," tambah Batty.

Professor Peter Weissberg, direktur di British Heart Foundation mengatakan, untuk mengatasi masalah ini diperlukan suatu kampanye atau pesan yang dapat memberikan pilihan yang tepat, mudah dan dapat dijangkau semua komunitas masyarakat. "Mereka dengan IQ rendah juga cenderung mengesampingkan masalah kesehatan dan pencegahan penyakit, seperti check up, pengobatan preventif dan perawatan rumah sakit. Kita harus mencari cara untuk mengatasi ini semua," ujar Professor Alan Maryon-Davis, dari UK Faculty of Public Health

sumber : health.detik.com